Lompat ke isi utama

Berita

Apel Kebangsaan sebagai Ruang Refleksi, Dari Disiplin Tubuh menuju Keteguhan Nurani.

Apel Kebangsaan 26 Januari 2026

Dalam semangat kebangsaan yang berakar pada kesadaran kolektif sebagai penjaga demokrasi, Bawaslu Kabupaten Minahasa Tenggara menggelar Apel Kebangsaan pada Senin, 26 Januari 2026. Apel ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan ruang refleksi bersama tentang makna pengabdian, tanggung jawab, dan kesetiaan pada nilai-nilai konstitusi.

Apel Kebangsaan dipimpin oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Minahasa Tenggara, Hence E. Tumiwan, yang bertindak sebagai pemimpin upacara. Dalam keteraturan barisan dan keheningan sikap, terpatri kesadaran bahwa setiap langkah pengawasan adalah amanah moral sekaligus tanggung jawab historis.
 

Apel 26 januari 2026


Apel kebangsaan terletak pada kesederhanaannya, berdiri tegak sebagai simbol keteguhan, disiplin sebagai wujud kesadaran, dan kebersamaan sebagai kekuatan menjaga marwah demokrasi. Di tengah dinamika kehidupan berbangsa, apel ini menjadi pengingat bahwa integritas tidak lahir dari kata-kata, melainkan dari konsistensi sikap dan keteladanan tindakan.

Melalui Apel Kebangsaan ini, Bawaslu Kabupaten Minahasa Tenggara meneguhkan komitmen untuk terus menjadi penjaga nilai keadilan pemilu, berdiri di atas prinsip netralitas, serta mengawal demokrasi dengan hati nurani yang jernih dan pikiran yang merdeka.

Apel Kebangsaan menjadi simbol bahwa pengawasan bukan hanya tugas institusional, tetapi panggilan etis untuk menjaga masa depan demokrasi Indonesia.


Penulis dan Editor: M.Talata
Fotografer : Rio R. Sandag