Bawaslu Kabupaten/Kota Tuntaskan Orientasi PPPK Gelombang II, Aldrin Arthur Christian Resmi Tutup Kegiatan
|
BawasluMitra – Jumat, 31 Juli 2026, Bawaslu Kabupaten Minahasa Tenggara mengikuti hari terakhir pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Gelombang II yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara secara daring melalui Zoom Meeting bersama seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara.
Hari terakhir orientasi menjadi penutup dari rangkaian pembelajaran yang telah berlangsung selama beberapa hari. Selama orientasi, para peserta dibekali berbagai materi strategis yang bertujuan memperkuat kompetensi, karakter, serta profesionalisme Aparatur Sipil Negara di lingkungan Bawaslu. Pembelajaran tersebut menjadi fondasi dalam membangun ASN yang berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Keikutsertaan Bawaslu Kabupaten Minahasa Tenggara dalam orientasi ini merupakan bentuk komitmen kelembagaan untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sehingga mampu menjalankan tugas pengawasan pemilu secara profesional, akuntabel, dan berlandaskan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Kegiatan Orientasi PPPK Gelombang II secara resmi ditutup oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Aldrin Arthur Christian Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian orientasi dengan penuh dedikasi, disiplin, dan semangat belajar. Ia menegaskan bahwa orientasi bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari perjalanan pengabdian sebagai ASN Bawaslu yang dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kelembagaan.
Dengan berakhirnya Orientasi PPPK Gelombang II pada Jumat, 31 Juli 2026, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah diperoleh ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Semangat pembelajaran yang telah dibangun selama orientasi menjadi bekal untuk memperkuat kinerja kelembagaan serta mewujudkan Bawaslu yang semakin profesional, berintegritas, dan terpercaya dalam mengawal demokrasi di Provinsi Sulawesi Utara.