Bawaslu Mitra Mengikuti Orientasi Hari Ketiga PPPK Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Tahap II, Menguatkan Arah Pengabdian
|
BawasluMitra – Di balik setiap organisasi yang kokoh, selalu terdapat manusia-manusia yang tidak pernah berhenti belajar. Sebab pengabdian sejati tidak hanya diukur dari seberapa banyak pekerjaan diselesaikan, tetapi dari kesediaan untuk terus menyempurnakan cara berpikir, memahami tujuan, dan merawat nilai-nilai yang menjadi fondasi lembaga.
Pada Jumat, 24 Juli 2026, Sekretariat Bawaslu Kabupaten Minahasa Tenggara mengikuti Orientasi Hari Ketiga PPPK Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara Tahap II. Kegiatan ini turut didampingi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Minahasa Tenggara, Drs. J. Jobie Longkutoy, M.E., sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam menguatkan semangat belajar dan pengembangan kapasitas aparatur.
Hari ketiga orientasi dilaksanakan melalui Asynchronous/Self Learning (Pembelajaran Mandiri). Dalam ruang belajar yang tidak dibatasi oleh waktu dan tempat, setiap peserta diajak untuk menyelami makna pengabdian melalui pemahaman yang lebih mendalam terhadap jati diri organisasi.
Materi yang dipelajari meliputi Agenda I, yaitu Visi, Misi, Rencana Strategis (Renstra), Struktur Organisasi, serta Pola Hubungan Kerja. Melalui materi ini, peserta memahami bahwa visi adalah arah yang memberi harapan, misi adalah langkah yang memberi makna, sedangkan struktur organisasi dan pola hubungan kerja merupakan jembatan yang menyatukan setiap peran menuju tujuan yang sama.
Selain itu, peserta juga mempelajari Agenda III mengenai Konsep dan Siklus Manajemen Kinerja Organisasi. Kinerja dipahami bukan sekadar capaian angka atau laporan administratif, melainkan cerminan dari integritas, disiplin, kolaborasi, dan tanggung jawab yang diwujudkan dalam setiap tugas pelayanan kepada masyarakat.
Orientasi ini menjadi pengingat bahwa organisasi yang kuat tidak hanya dibangun oleh aturan, tetapi juga oleh kesadaran setiap insan di dalamnya. Ketika pengetahuan dipadukan dengan nilai pengabdian, maka lahirlah aparatur yang bukan hanya mampu bekerja, tetapi juga memahami alasan mengapa pekerjaan itu harus dilakukan dengan penuh integritas.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Minahasa Tenggara terus meneguhkan komitmennya untuk membangun sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berintegritas, sebagai fondasi dalam menghadirkan pengawasan pemilu yang berkualitas serta pelayanan publik yang semakin terpercaya.