Hadiri Rakor PDPB TW IV KPU Mitra, Ketua Bawaslu Tegaskan Kunci Sukses Pemutakhiran Data Menuju Pemilu 2029
|
BAWASLUMITRA — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menghadiri undangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara dalam agenda Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV (TW IV) Tahun 2026, yang digelar pada Rabu (28/10/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Minahasa Tenggara beserta jajaran. Rakor tersebut turut melibatkan para pemangku kepentingan lintas sektoral, di antaranya Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Minahasa Tenggara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Minahasa Tenggara, serta Camat se-Kabupaten Minahasa Tenggara.
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Minahasa Tenggara menekankan bahwa pemutakhiran data pemilih yang berkelanjutan merupakan fondasi utama dalam menjamin hak konstitusional warga negara serta menjaga integritas pemilu mendatang.
"Pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen krusial dalam menyongsong Pemilu 2029. Data yang akurat, mutakhir, dan valid adalah kunci terciptanya pemilu yang bersih, inklusif, dan akuntabel. Kolaborasi antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah melalui Disdukcapil, PMD, serta pemerintah kecamatan hingga desa menjadi kunci suksesnya proses ini," ujar Ketua Bawaslu dalam sambutannya.
Kehadiran instansi terkait, khususnya Disdukcapil dan jajaran Camat se-Kabupaten Minahasa Tenggara, dinilai menjadi langkah konkret untuk menyinkronkan dinamika kependudukan mulai dari pemilih pemula yang baru memiliki KTP-el, pemilih yang pindah domisili, hingga warga yang telah meninggal dunia.
Melalui rakor ini, Bawaslu Kabupaten Minahasa Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus melakukan fungsi pengawasan melekat terhadap seluruh tahapan pemutakhiran data, guna memastikan tidak ada hak pilih masyarakat Mitra yang terabaikan menjelang agenda pesta demokrasi 2029.
Rapat koordinasi berjalan dengan tertib dan interaktif, diakhiri dengan diskusi teknis serta koordinasi berkala antara penyelenggara pemilu dan jajaran pemerintah daerah.